Selasa, 14 Maret 2017

PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PROSESNYA

Manusia yang mempunyai rasa ingin tahu terhadap rahasia alam mencoba menjawab dengan menggunakan pengamatan dan penggunaan pengalaman, tetapi sering upaya itu tidak terjawab secara memuaskan. Pada manusia kuno untuk memuaskan mereka menjawab sendiri. Misalnya kenapa ada pelangi mereka membuat jawaban, pelangi adalah selendang bidadari atau kenapa gunung meletus jawabannya karena yang berkuasa marah. Dari hal ini timbulnya pengetahuan tentang bidadari dan sesuatu yang berkuasa. Pengetahuan baru itu muncul dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan yang disebut mitos. Cerita-cerita mitos disebut legenda. Mitos dapat diterima karena keterbatasan penginderaan, penalaran, dan hasrat ingin tahu yang harus dipenuhi.
Sehubungan dengan dengan kemajuan zaman, maka lahirlah ilmu pengetahuan dan metode ilmiah. Puncak pemikiran mitos adalah pada zaman Babilonia yati kira-kira 700-600 SM. Orang Babilonia berpendapat bahwa alam semesta itu sebagai ruangan setengah bola dengan bumi yang datar sebagai lantainya dan langit dan bintang-bintang sebagai atapnya. Namun yang menakjubkan mereka telah mengenal bidang ekleptika sebagai bidang edar matahari dan menetapkan perhitungan satu tahun yaitu satu kali matahari beredar ketempat semula, yaitu 365,25 hari. Pengetahuan dan ajaran tentang
orang Babilonia setengahnya merupakan dugaan, imajinasi, kepercayaan atau mitos pengetahuan semacam ini disebut Pseudo science (sains palsu).


Tokoh-tokoh Yunani dan lainnya yang memberikan sumbangan perubahan pemikiran pada waktu itu adalah :
a.    Anaximander, langit yang kita lihat adalah setengah saja, langit dan isinya beredar mengelilingi bumi ia juga mengajarkan membuat jam dengan tongkat.
b.   Anaximenes, (560-520) mengatakan unsur-unsur pembentukan semua benda adalah air, seperti pendapat Thales. Air merupakan salah satu bentuk benda bila merenggang menjadi api dan bila memadat menjadi tanah.
c.   Herakleitos, (560-470) pengkoreksi pendapat Anaximenes, justru apilah yang menyebabkan transmutasi, tanpa ada api benda-benda akan seperti apa adanya.
d.   Pythagoras (500 SM) mengatakan unsur semua benda adalah empat : yaitu tanah, api, udara dan air. Ia juga mengungkapkan dalil Pythagoras C2 = A2 + B2, sehubungan dengan alam semesta ia mengatakan bahwa bumi adalah bulat dan seolah-olah benda lain mengitari bumi termasuk matahari.
e.   Demokritos (460-370) bila benda dibagi terus, maka pada suatu saat akan sampai pada bagian terkecil yang disebut Atomos atau atom, istilah atom tetap dipakai sampai saat ini namun ada perubahan konsep.
f.   Empedokles (480-430 SM) menyempurnakan pendapat Pythagoras, ia memperkenalkan tentang tenaga penyekat atau daya tarik-menarik dan data tolak-menolak. Kedua tenaga ini dapat mempersatukan atau memisahkan unsur-unsur.
g.   Plato (427-345) yang mempunyai pemikiran yang berbeda dengan orang sebelumnya, ia mengatakan bahwa keanekaragaman yang tampak ini sebenarnya hanya suatu duplikat saja dari semua yang kekal dan immatrial. Seperti serangga yang beranekaragam itu merupakan duplikat yang tidak sempurna, yang benar adalah idea serangga.
h.   Aristoteles merupakan ahli pikir, ia membuat intisari dari ajaran orang sebelumnya ia membuang ajaran yang tidak masuk akal dan memasukkan pendapatnya sendiri. Ia mengajarkan unsur dasar alam yang disebut Hule. Zat ini tergantung kondisi sehingga dapat berwujud tanah, air, udara atau api. Terjadi transmutasi disebabkan oleh kondisi, dingin, lembah, panas dan kering. Dalam kondisi lembab hule akan berwujud sebagai api, sedang dalam kondisi kering ia berwujud tanah. Ia juga mengajarkan bahwa tidak ada ruang yang hampa, jika ruang itu tidak terisi suatu benda maka ruang itu diisi oleh ether. Aristoteles juga mengajarkan tentang klasifikasi hewan yang ada dimuka bumi ini.
i.   Ptolomeus (127-151) SM, mengatakan bahwa bumi adalah pusat tata surya (geosentris), berbentuk bulat diam seimbang tanpa tiang penyangga.

j.   Avicenna (ibn-Shina abad 11), merupakan ahli dibidang kedokteran, selain itu ahli lain dari dunia Islam yaitu Al-Biruni seorang ahli ilmu pengetahuan asli dan komtemporer. Pada abab 9-11 ilmu pengetahuan dan filasafat Yunani banyak yang diterjemahkan dan dikembangkan dalam bahasa Arab. Kebudayaan Arab berkembang menjadi kebudayaan Internasional.

PENGERTIAN ILMU ALAMIAH DASAR MENURUT PARA AHLI

Ilmu alamiah dasar (IAD) saat ini mungkin sudah menjadi salah satu matakuliah di berbagai jurusan di perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Sebelum lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui apa itu Ilmu Alamiah Dasar. Selanjutkan akan dijelaskan pengertian Ilmu Alamiah Dasar berdasarkan menurut para ahli.

·         Menurut H. W. Fowler dalam bukunya “Sience” In Education, Ilmu Alamiah atau biasa disebut IPA yaitu ilmu yang sistimatis dan dirumuskan, yang berhubungan dengan  gejala-gejala kebendaan dan  didasarkan terutama atas pengamatan dan induksi.

·         Selanjutnya H. ABAU AHMADI dan  A. SUPATMO dalam buku SAP Ilmu Alamiah Dasar, menyatakan Ilmu Alamiah atau sering disebut IPA yaitu suatu  pengetahuan teori yang diperoleh/disusun dengan cara yang khas- khusus, yaitu melakukan observasi eksperimentasi, penyimpulan,  penyusunan teori, eksperimentasi,  observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain.


·         Menurut Maskoeri Jasin dalam bukunya yang berjudul Ilmu Alamiah Dasar yang diterbitkan PT Raja Grafindo Persada, beliau menyatakan bahwa “Ilmu Alamiah merupakan kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis artinya kegiatan manusia yang tiada hentinya dari hasil percobaan akan menghasilkan konsep, selanjutnya dari konsep itu mendorong melakukan percobaan berikutnya dan seterusnya”.


Dari beberapa pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) tidak hanya mengkaji gejala – gejala alam yang terjadi namun ia juga mengkaji proses – proses alami yang ada di alam termasuk dalam diri manusia sebagai bagian dari alam semesta. Jadi Ilmu Alamiah Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji konsep – konsep dan prinsip – prinsip dasar yang esensial terhadap gejala – gejala alam termasuk manusia itu sendiri sebagai bagian dari alam dan segala yang ada di bumi ini.


H. W. Fowler dalam bukunya “Sience” In Education

H. ABAU AHMADI dan  A. SUPATMO dalam buku SAP Ilmu Alamiah Dasar

MANUSIA DAN SIFAT UNIKNYA

Hakekat Manusia

Manusia dengan kemampuan berpikir dan bernalar, dengan akal serta nuraninya memungkinkan untuk selalu berbuat yang lebih baik dan bijaksana untuk dirinya maupun lingkungannya. Akal bersumber pada otak dan budi bersumber pada jiwa. Oleh karena itu, sejalan dengan perkembangannya manusia memanfaatkan akal budi yang dimilikinya dan juga ditunjang dengan rasa ingin tahu (kuriositas), maka berkembanglah pula ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh manusia. Perkembangan pengetahuan pun lebih berkembang lagi manakala ditunjang dengan adanya tukar menukar informasi antar manusia.
Manusia dilahirkan dengan berbagai sifat unik yang telah dikaruniai oleh Tuhan YME. Sifat yang berbeda-beda menjadi variasi dalam kehidupan kita. Berikut adalah sifat-sifat unik yang dimiliki manusia:
Manusia dapat berpikir,sehingga merupakan makhluk yang cerdas dan bijaksana (Homo sapiens)
• Manusia dapat membuat alat-alat & mempergunakannya, sehingga disebut  manusia kerja (Homo faber)
Manusia dapat berbicara (Homo languens), pemikiran dalam otak dapat disampaikan lewat bahasa
Manusia dapat hidup bermasyarakat (Homo socius), bukan hanya bergerombol  seperti binatang yang hanya kenal hukum rimba,bahwa yang kuat  itulah yang berkuasa
Manusia dapat mengadakan usaha atas dasar perhitungan ekonomi (Homo aeconomicus)
• Manusia menyadari adanya kekuatan gaib yang lebih hebat dari pada  manusia, sehingga menjadi manusia berkepercayaan (Homo religius)
• Disamping itu, ada juga hal lain seperti manusia berbudaya (Homo humanis)
Manusia yang tahu akan keindahan (Homo aestheticus)

Dan  sifat unik lainnya, antara lain:           

 Sifat-sifat unik manusia, seperti pada sifat binatang, syetan, dan malaikat
 Sifat binatang : suka membunuh, mencuri, serakah, berseteru, bahkan free sex (seks bebas)

 Sifat syetan : sombong, ingkar, tidak patuh terhadap perintah Allah, dan suka menghasut


 Sifat malaikat : luhur budi pekerti, baik, tunduk dan patuhkepada Allah, mulia hati dan perilakunya,


E-book Universitas Gunadarma

MITOS


Mitos (bahasa Yunani: μῦθος— mythos) atau mite (bahasa Belanda: mythe)  ialah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah yang berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi.

Dalam artian luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta, dunia dan para makhluk penghuninya, bentuk topografi, kisah para makhluk supranatural, dan sebagainya.
 Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual. Mitos biasanya disebarkan untuk menyampaikan pengalaman religius atau ideal, untuk membentuk model sifat-sifat tertentu.

Pelaku utama yang diceritakan dalam mitos biasanya adalah para dewa, manusia, dan pahlawan supranatural. Sebagai kisah suci, umumnya mitos didukung oleh penguasa atau imam/pendeta yang sangat erat dengan suatu agama atau ajaran kerohanian.] Dalam suatu masyarakat dimana mitos itu disebarkan, biasanya suatu mitos dianggap sebagai kisah yang benar-benar terjadi pada zaman purba. Pada kenyataannya, banyak masyarakat yang memiliki dua kategori kisah tradisional: "kisah nyata" atau mitos, dan "kisah dongeng" atau fabel.

Mitos erat kaitannya dengan legenda dan cerita rakyat. Mitos, legenda, dan cerita rakyat sama-sama cerita tradisional dalam jenis yang berbeda. Tidak seperti mitos, cerita rakyat dapat berlatar kapan pun dan dimana pun, dan tidak harus dianggap nyata atau suci oleh masyarakat yang melestarikannya.

Sama halnya seperti mitos, legenda adalah kisah yang secara tradisional dianggap benar-benar terjadi, namun berlatar pada masa-masa yang lebih terkini, saat dunia sudah terbentuk seperti sekarang ini.
            Legenda biasanya menceritakan manusia biasa sebagai pelaku utamanya, sementara mitos biasanya fokus kepada tokoh manusia super.
Mitos dan cerita rakyat tidak sepenuhnya berbeda. Suatu kisah dapat dianggap nyata (dan menjadi mitos) dalam suatu masyarakat, namun dianggap tak nyata (dan menjadi cerita rakyat) dalam masyarakat lainnya. Pada kenyataannya, saat suatu mitos kehilangan statusnya sebagai bagian dari suatu sistem religius, mitos seringkali memiliki sifat cerita rakyat yang lebih khas, dengan karakter dewa-dewi terdahulu yang diceritakan kembali sebagai manusia pahlawan, raksasa, dan peri.
Mitos, legenda, dan cerita rakyat hanyalah sebagian kategori dari cerita tradisional. Kategori lainnya meliputi anekdot dan semacam kisah jenaka. Sebaliknya, cerita tradisional adalah suatu kategori dari folklor, meliputi beberapa hal seperti sikap tubuh, busana adat, dan musik.

Suatu teori menyatakan bahwa mitos adalah catatan peristiwwa bersejarah yang dilebih-lebihkan. Menurut teori ini, penutur cerita melebih-lebihkan peristiwa sejarah secara terus-menerus sampai akhirnya figur dalam sejarah tersebut memperoleh status setara dewa. Misalnya, mungkin seseorang boleh berpendapat bahwa mitos dewa angin Aeolos berasal dari sejarah mengenai raja yang mengajarkan cara menggunakan layar dan menafsirkan arah angin kepada rakyatnya  Herodotos (abad ke-5 SM) dan Prodikos mengklaim hal semacam ini. Teori ini disebut "euhemerisme" menurut nama ahli mitologi terkenal, Euhemeros (sekitar 320 SM), yang berpendapat bahwa dewa-dewi Yunani berkembang dari legenda tentang manusia.


E-BOOK ILMU ALAMIAH DASAR, UNIVERSITAS GUNADARMA

Selasa, 31 Januari 2017

KULIAH atau KERJA?

THE REASON WHY U CHOOSE COLLEGE THAN WORK


Kali ini gue mau bahas pertanyaan atau pikiran yang selalu terbesit ketika kalian baru mau lulus dari Sekolah Menengah Atas (A.k.a SMA) HAHAHA gaya banget pake aka segala.

 “NGELANJUTIN KULIAH APA KERJA YA?”

 “ENAKAN KULIAH APA NYARI KERJA YA?”

 “KULIAH KALI YAH, BIAR SEKALIAN GAYA”

 “NYARI KERJA AJA BIAR PUNYA DUIT”

Nah, jujur deh kalian pasti pernah nih ada sekelibat pikiran kaya gitu walaupun sebenenrya kalian pasti ngelanjutin kuliah atau bakal nyari kerja. Sebenenrya kalo untuk gue pribadi, jujur gue lebih milih buat kuliah KARENA, Pertama; gue orang yang males buat disuruh-suruh. Kedua; keluarga gue gasetuju kalo gue kerja,sekalipun sambil kuliah (gatau apa maksud & tujuannya) (kecuali gue berbisnis baru dibolehin) dan yang Ketiga; gue BELUM siap buat menyadang status “karyawan”or  “pekerja” hahaha. Even gue kuliah sambil kerja,kayanya tetep gaakan terjadi sama gue,karena niat gue dari awal emang pengen bener-bener kuliah karena alesan tertentu.

Oke kita bahas menurut sudut pandang gue sebagai soon psychologist HAHAHA (gaboleh sombong ya manteman).

“KULIAH apa KERJA?”

Kalo menurut gue lebih baik KULIAH, apalagi kalo kalian mampu. Buat kalian yang beruntung masih ada yang mau kuliahin kalian, even itu orang tua, kakak,atau saudara kalian, jangan pernah di sia-siakan ya guys, karena apa? Kalian harus bersyukur masih dapet rezeki buat ngelanjutin sekolah dan lulus dengan title SARJANA. Bisa kalian bayangkan gimana orang-orang disana yang pengen banget kuliah tapi emang keadaan keluarga (maaf) kurang mampu, dan untuk mencari beasiswa pun susah karena mungkin persaingan yang ketat. Nah jadi kalian yang pada dasarnya mampu untuk berkuliah, mending gue saranin untuk kuliah ya guys, kuliah itu GAK HARUS MAHAL, GAK HARUS DITEMPAT YANG BERGENGSI, GAHARUS NEGERI (tapi usahakan untuk masuk negeri karena akan meringankan beban orang tua kalian) ya pokoknya KULIAH DIMANA AJA karena tujuan kita kan emang buat menuntut ilmu hehehe.


Tapi, buat kalian yang pengen banget kuliah tapi keluarga kalian yang ga terlalu memprioritaskan keinginan kita berkuliah, kalian bisa omongin dulu secara serius sama keluarga, ajukan keinginan kita buat berkuliah secara baik dan bijaksana biar mereka ngerti kenapa kita pengen banget kuliah, kalo alasan mereka karena biaya, percaya deh kalo urusannya untuk bersekolah untuk menuntut ilmu, pasti selalu ada jalan, Allah bakal ngasih jalannya dari mana aja, selagi kalian masih berusaha, bakal dikasih jalannya.

Nah kalo misalkan kalian yang (maaf) kurang mampu dan kalian pengen kuliah serta orang tua kalian juga sebenernya pengen ngeliat kalian jadi sarjana tapi karena kondisi ekonomi yang kurang, kalian bisa kok ikut tes-tes perguruan tinggi negeri yang biayanya diberi subsidi oleh pemerintah dan adanya pembedaan biaya kuliah sesuai kemampuan orang tua kalian, kalian cukup mempersiapkan tesnya dari jauh hari, belajar biar giat supaya bisa mewujudkan keinginan kalian buat berkuliah. Tapi misalkan kalian udah berusaha tapi belum berhasil buat masuk PTN, kalian bisa kok menundanya tahun depan buat ikutan lagi,nah sambil nunggu setahun tuh kalian bisa ngisi kegiatan yang menghasilkan uang, biar meringankan biaya kalian serta mempersiapkan belajar kalian biar lebih mateng. Tapi kalo misalkan kalian gamau nunda karena takut bosen atau apapun alasannya, kalian bisa kok kuliah di universitas swasta yang ga mahal dan terjangkau, karena biasanya univ swasta pun ada yang meringankan biaya kalian dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Dan apabila nanti kalian akhirnya kuliah tapi kalian merasa gamau ngebebanin orangtua kalian, bisa kok kita sambil kuliah sambil bekerja, asalkan kalian bisa membagi waktu kalian buat kuliah dan bekerja ya guys. So, banyak cara kok kalo niatnya buat kebaikan.

“Kenapa sih ngomonginnya disuruh kuliah terus? Mentang-mentang lu sendiri kuliah?”

Yah pasti ada yang berpendapat kaya gini pas baca blog gue, nih ya gue kasih tau alasannya.
First, kuliah itu sebenernya bukan tentang main-main. Kalian kalo niatnya kuliah, kalian lebih punya banyak ilmu yang bakal bergunaaaaaaaa banget buat hidup kalian kedepannya, even kalian kuliah jurusan psikologi pun,bukan berarti kalian Cuma tau tentang yang berbau psikologi tapi ketika kalian kuliah dan terjun ke dunia kampus, kalian bisa berbagi ilmu sama temen-temen yang berbeda jurusan,contohnya jurusan bahasa-bahasa kaya gitu, so kalian bisa tau kan ilmu-ilmu yang mereka pelajari. Tapi bukan berarti yang kerja ga bisa dapet banyak ilmu ya, mungkin kalo kalian kerja di tempat-tempat orang yang berilmu kalian juga bisa dapet ilmu lebih banyak, tapi menurut gue lebih have fun kita belajar di tempat yang semuanya juga belajar hehehe.(menurut persepsi sendiri)
Next, kuliah itu bisa menaikan derajat kalian lewat title yang bakal kalian dapet ketika beres kuliah. Kalian bisa gunakan title itu sebagai prestise kalian di dunia luar, kalian bisa menilai nama dengan gelar akhir S.psi. M.psi dengan yang tanpa gelar,pasti kalian bakal ngedenger orang yang ngomong “wih keren sarjana blablabla” gak ada kan orang yang ngomong “wih keren lulusan sma”. NO! Never. Karena untuk saat ini, orang lebih menilai dari gelar yang kita punya daripada menilai dari sisi yang lainnya. Keluarga kalian juga bakal bangga kalo punya anak yang udah pada sarjana, dan itu pasti.

Nih ya mau curhat sedikit. Saat ini gue kan lagi menempuh pendidikan di dunia perkuliahan, kemudian pada suatu hari,gue ketemu sama temen gue yang dia emg ga ngelanjutin kuliah dan memilih buat kerja, dan kebetulan dia langsung dapet pekerjaan yang bagus menurut gue. Dia itu kerja di perusahaan investasi pertambangan emas di Jakarta yang gaji beserta bonus-bonusnya banyak, dan sempet gue mikir “enak banget udah bisa punya penghasilan sekian rupiah,kenapa gue ga kerja aja ya” nah itu yang gue pikiran pas denger pekerjaan dan upah dia kerja. Tapi ternyata gue bisa jawab pertanyaan dalam pikiran gue itu, karena sebenernya untuk saat ini,mungkin upah segitu besar buat kita sebagai mahasiswa, tapi someday ketika kita lulus punya title yang baik, orang pun bakal lebih menghargai title kita dengan besar sesuai dengan skill juga yang kita miliki. So buat kalian yang saat ini ngeliat terus sirik sama temen-temen kita yang kerja dan udah bisa ngehasilin much money, gausah dipikirin keep focus to ur study genks!someday u’ll better than another.

Last, dengan kuliah dan niat buat menuntut ilmu, kalian bisa punya pola pikir yang baik lho guys, makanya kalian niatin, “KULIAH ITU BUKAN BUAT NYARI KERJA, TAPI BUAT MERUBAH POLA PIKIR” nah jadi sebenernya banyak banget orang awam yang bilang, “kuliah biar nyari kerjanya gampang” “kuliah disitu mah susah buat dapet kerja” BIG NO! jangan yah guys, tanamkan dalam diri kalian, kalo kuliah itu bukan buat nyari kerja. Actually dengan kalian kuliah itu, orang bisa membedakan mana yang berpendidikan mana yang ngga. Kalian bisa buktikan, kalian ngobrol sama yang berpendidikan dan ngga itu beda. Nah disini letaknya, kalian disarankan untuk lebih baik berkuliah daripada tidak.

Nah jadi seperti itu ulasan dari gue, bukan berarti gue menjude kalian yang memutuskan untuk bekerja itu jelek yah. Semua ada sisi positif masing-masing kok, tapi buat yang butuh pencerahan mending kuliah atau kerja, gue saranin KULIAH kuy!!!

Buat yang udah menyempatkan dirinya membaca blogku, bisa lah komennya saran buat gue next blog gue selanjutnya hihi, thankyou dear!

Kamis, 12 Januari 2017

TIPS MEMILIH JURUSAN DI DUNIA PERKULIAHAN

buat kalian yang masih bingung milih jurusan apa ya kuliah nanti? nah, disini gue mau ngasih tips buat kalian, dan kebetulan gue baru jadi mahasiswi tingkat 1 di universitas swasta di depok (read;Universitas Gunadarma). tapi tenang, gue disini gamau menghasut kalian biar masuk universitas yang sama kaya gue kok, disini gue cuma mau kasih tips buat kalian yang masih bingung milih jurusan padahal tinggal selangkah lagi kalian bakal menginjak ke dunia perkuliahan. jadi, langsung aja ke tips yang pertama.

 

TIPS PERTAMA 

kalian harus milih jurusan yang KALIAN EMANG SUKA SAMA BIDANG ITU. nah kebaca kan capslock gua? yaps kalian harus milih jurusan sesuai kesukaan kalian. contohnya gue ya, gue itu dari smp emang suka banget kaya bersosialisasi sama orang, penasaran sama pribadi orang itu, dan sampe akhirnya gue SMA, suka banget sama pelajaran sosiologi. tapi pas gue mau kuliah, gue lebih milih jurusan psikolog, gue juga sebelumnya udah konsultasi sama guru BK dan sosiologi di sekolah gue. walopun orang tua gue gasetuju, tapi gue berhasil buat ngeyakinin mereka dan gue jelasinnya, karena gue lebih suka sama mempelajari sikap-sikap orang,dan alhamdulillah orang tua gue setuju sama pilihan gue. so, buat kalian ini salah satu tips dari gue.


TIPS KEDUA

jangan sampe kalian milih jurusan yang apa adanya cuma karena ngebelaindemi univ yang kalian mau. contohnya, kalian jangan milih jurusan yang teknik cuma karena biar bisa keterima di UI. padahal kalian sendiri gaminat dan gamau sebenenrnya,cuma karena UI nya itu aja jadi kalian rela masuk jurusan itu. pengalaman dari temen gue, dia rela masuk jurusan yang dia gasuka demi masuk univ yang dia pengen, dan alhasil dia stress gabisa ngikutin pelajarannya karena emang dianya juga sebenernya gaminat sama itu. jadi buat kalian, jangan lagi deh ya milih jurusan alakadarnya hanya demi univ nya.


TIPS KETIGA


nah yang ketiga ini, kita coba intropeksi sama diri kita masing-masing deh, sejauh mana kemampuan kita. nanti disitu kita bisa memperkirakan, kita sanggup atau ngga buat masuk ke jurusan yang kita tentukan sebelumnya. kalo gue pribadi sih kayanya ga sanggup buat masuk ke jurusan kedokteran atau menyimpang ke jurusan ipa. karena gue sendiri emang gamau harus belajar ipa lagi dan menyia-nyiakan pelajaran gue selama 3 tahun kemarin, jadi gue putuskan buat milih jurusan psikologi karena gue juga yakin kalo ue mampu dan sanggup buat belajar di jurusan itu. so guys semoga kalian bisa lebih cermat dalam mengukur potensi dan kemampuan kalian ya.

TIPS KEEMPAT


selain kalian harus cermat buat nentuin jurusanya, kalian juga harus bisa milih jurusan yang emang akreditasinya bagus ya, yah minimal B lah, atau lebih baik sih A aja, karena itu udah pasti bagus. tapi kalopun emang masih B gausah ragu, bisa jadi pas kalian masuk, akreditasinya bisa A. kalo masih C gue saranin mending milih jurusan di universitas lain deh yang akreditasnya udah bagus.

 TIPS KELIMA

nah ini tips terakhir dari gue, yaitu... kalian sebisa mungkin pilih jurusan itu sehubungan sama bagaimana maunya kalian setelah kuliah di jurusan itu. jangan pengennya jadi arsitek tapi malah ngambil jurusan psikologi. jangan kuliah cuma ngambil title nya doang guys, tapi kuliah buat ngerubah pola pikir kalian dan jadiin ilmu yang kalian dapet buat bekal kalian cari kerja nanti setelah lulusan kuliah (asique banget bahasa guehhhhh).jadi sebelum kalian milih jurusan jangan lupa buat nentuin bakal mau kaya apa kalian itu nantinya.jadi kuliah kalian itu gacuma ngabisin waktu dan ngabisin dana aja ya guys.


BLOG SELANJUTNYA BAKAL GUE BIKIN BEBERAPA MINGGU KEDEPAN. SO THANKS BUAT YANG UDAH MAU MAMPIR KE BLOG GUE.HEHEHE